Kasus Asam Urat ini akan menjadi masalah bila ekskresi atau proses pembuangan asam urat tidak terjadi dengan baik. Asam Urat ini terjadi karena ginjal mengalami gangguan fungsi ginjal. Ginjal tidak rusak tetapi kemampuannya membuang asam urat berkurang, hal ini pada umumnya terjadi karena faktor keturunan dan pola hidup yang kurang sehat.
Oleh karena itu apabila terjadi gangguan funsi ginjal, kadar Asam Urat dalam darah akan meningkat atau bisa disebut juga dengan hiperurisemia. Selain melakukan pembuangan lewat ginjal dalam bentuk urine, Asam Urat yang berasal dari makanan dan metabolisme tubuh yang dikeluarkan juga melalui saluran pencernaan dan usus.
Apa yang perlu diketahui tentang Asam Urat ?
Asam Urat Mudah Mengkristal
Meningkatnya kadar asam urat dala darah ini judga dpat terjadi karena asupan makanan yang mengandung banyak purin. Asam Urat sangat mudah menumpuk apabila purin tidak di metabolisme secara baik. Kristalisasi asam urat pada umumnya sering terjadi pada bagian persendian, jaringan bawah kulit dan ginjal. Pembentukan kristal ini yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit encok dan nyeri sendi.
Pada sebagian orang yang menderita asam urat yang berlebihan bisa tertimbun dalam jaringan ginjal dan membentuk batu ginjal. Dan sering juga ditemukan batu dalam kandung kemih. Hal ini bisa mengganggu fungsi ginjal dan juga terjadinya rasa nyeri pada bagian pinggang.
Timbunan Asam Urat Selama Bertahun – tahun
Penyakit asam urat, potensial pada umumnya terjadi pada orang yang kurang mengkonsumsi air putih, mengalami fungsi ginjal dan hipertensi, dam memiliki riwayat pada keluarga yang menderita penyakit asam urat dan obesitas. Akan tetapi biasanya asam urat ini disebabkan oleh meningkatkan kadar asam urat dalam darah yang sudah terjadi selam bertahun-tahun. Apabila kadar asam urat sering tinggi, dapat mengakibatkan rematik gout kronis, yaitu terjadi serangan secara terus menerus.
Asam urat akut juga dapat terjadi karena fluktasi atau naik turunnya kadar asam urat dalam darah secara mendadak. Hal itu juga yang dapat menyebabkan lamanya proses penyambuhan.
Asam Urat Rentan pada Pria
Pria mempiunyai kadar asam urat dalam darang yang lebih tinggi dibndingkan wanita. Hal ini terjadi karena wanita mempunyai hormone estrogen yang bisa mengekskresi asam urat.
Biasanya pangkal ibu jari bagian kaki yang sering diserang rasa nyeri, bengkak, merah, terasa panas apabila di pegang dan terganggunya fungsi sendi. Meskipun demikian serangan ini bisa juga terjadi pada persendian lain seperti pergelangan kaki, punggung kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, tangan atau
jari tangan. Selain pada sendi, serangan bisa juga terjadi pada jaringan dalam yakni ginjal, yang kemudian menyebabkan munculnya penyakit kencing batu.
Pada tahap yang lebih parah (timbunan kristal asam urat selain bisa menyebabkan hancurnya struktur sendi juga bisa merusak struktur jaringan di bawah kulit. Tophi tampak seperti benjolan kecil berwarna pucat yang muncul pada daun telinga, bagian punggung lengan, bagian samping mangkok sendi
lutut, dan pada tendon achilles.
Bila kadar asam urat darah tidak terkontrol, tophi bisa makin membesar dan menyebabkan kerusakan sendi serta koreng. Koreng yang muncul bisa mengeluarkan cairan kental sperti kapur yang mengandung kristal MSU (monosodium uratmonohidrat).
Pada tahap kronik, yakni bila penderita telah menderita asam urat lebih dari sepuluh tahun dan tidak mendapat pengobatan yang baik sehingga kadar asam urat darahnya sering dalam kondisi tinggi.
Waspadai Serangan Asam Urat di Tengah Malam
Asam urat berkembang dalam empat tahap:
1. Tahap asimptomatik
Pada tahap ini kadar asam urat dalam darah meningkat, tetapi tidak menimbulkan gejala. Selanjutnya encok menyebabkan tekanan darah tinggi atau sakit punggung cukup berat.
2. Tahap akut
Serangan akut pertama datang tiba-tiba dan cepat memuncak. Umumnya serangan pertama kali terjadi pada tengah malam atau menjelang pagi. Serangan itu berupa rasa nyeri yang hebat pada pangkal ibu jari kaki. Rasa nyeri ini timbul secara mendadak dan tidak didahului oleh keluhan lain. Rasa nyeri ini hebat sehingga bila bagian yang sakit tersentuh, bahkan oleh selimut yang lembut pun akan terasa sakit. Kulit di atas persendian yang sakit tampak kering dan warnanya merah mengkilap serta panas bila diraba. Rasa nyeri tersebut mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan perlahan-lahan akan sembuh spontan dan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 14 hari.
3. Tahap interkritikal
Pada tahap ini penderita dapat kembali bergerak normal serta melakukan berbagai aktivitas olahraga tanpa merasa sakit sama sekali. Kalau rasa nyeri pada serangan pertama itu hilang bukan berarti penyakit sembuh total. Biasanya beberapa tahun kemudian akan ada serangan kedua. Banyak orang mendapat serangan kedua dalam 6 bulan sampai 2 tahun, tetapi orang lain baru terbebas dari gejala penyakit setelah 5 sampai 10 tahun. Namun ada juga serangan yang terjadi hanya sekali sepanjang hidup. Semua ini tergantung bagaimana si penderita mengatasinya.
4. Tahap kronik
Tahap ini akan terjadi bila penyakit asam urat diabaikan sehingga menjadi kronik . Frekuensi serangan akan meningkat 4-5 kali setahun tanpa disertai masa bebas serangan. Masa sakit menjadi lebih panjang bahkan kadang rasa nyerinya berlangsung terus menerus disertai bengkak dan kaku pada sendi yang sakit. Timbunan urat yang banyak ada dalam tulang rawan, selaput di antara tulang, tendon, dan jaringan lunak. Fokus pertama penimbunan pada lengan dan tungkai, jarang terdapat pada organ dalam seperti ginjal dan lapisan hati.
Solusi Obat Tradisional Asam Urat
Tentu sangat jelas bahwa mencegah asam urat jauh lebih baik dari pada mengobati. Mari kita hindari sedari dini tingkatan asam urat kita. Jangan kita mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ketika asam urat kita telah mencapai tahap kronik.
Salah satu alternatif pencegahan adalah mengkonsumsi obat tradisional asam urat. Herbal alami terbukti berkhasiat untuk mengurangi gejala asam urat yang timbul agar tidak sampai gejalanya membahayakan bagi jiwa kita. Mari kita jaga kesehatan dengan cara yang alami.
