Gejala Asam Urat

Asam urat tentu sangat mengganggu. Berbagai obat asam urat seringkali hanya sebagai pereda rasa nyeri saja, tidak menyelesaikan penyebab utamanya. Sebelum membahas tentang mengatasi penyakit asam urat, mari kita pelajari gejala asam urat lebih lanjut.

Gejala Asam Urat

  1. Mengalami kesemutan dan linu pada bagian yang terkena asam urat.
  2. Mengalami nyeri pada bagian yang terkena asam urat seringkali saat bangun tidur baik pada malam hari atau pagi hari.
  3. Terjadinya pembengkakan, memerah, terasa panas, dan terasa sangat sakit pada sendi yang terkena asam urat.
  4. Sering buang air kecil terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
  5. Jika Gejala asam urat ini juga menyerang pada daerah ginjal maka akan memicu terjadinya kencing batu sehingga penderita kesulitan untuk buang air kecil
  6. Gejala asam urat berupa nyeri di persendian ini terjadi karena kristalisasi asam urat yang terbentuk dalam sendi-sendi perifer. Hal ini dikarenakan daerah persendian tersebut lebih dingin daripada di pusat tubuh. Dalam suhu yang dingin urat cenderung membeku.
  7. Gejala asam urat yang lain yang bisa terjadi akibat kristalisasi dalam persendian ini adalah rasa kesemutan yang sangat parah.
  8. Badan pegal pegal dan sering merasa kecapaian.

 

Saat ini telah banyak peneliti yang melihat banyak sekali hubungan antara gout, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan obesitas (kegemukan). Selain pada kondisi tersebut, asam urat memang dapat meningkat pada keadaan berikut: penyakit ginjal, resistensi insulin, wanita postmenopause, penggunaan obat diuretik (peluruh air seni), penyakit kanker sel darah putih (leukemia) dan konsumsi alkohol.

Kasus di Indonesia, penyakit asam urat merupakan penyakit rematik terbanyak ketiga (sekitar 6%) setelah osteoartritis (sekitar 50-60%) dan penyakit rematik di luar sendi.

Ada hal yang unik karena asam urat lebih sering dijumpai pada pria. Mengapa? Karena pria tidak memiliki hormon estrogen yang tinggi di dalam (peredaran) darahnya, sehingga asam urat menjadi sulit dikeluarkan melalui sistem urine (air seni).

Berbagai cara dapat ditempuh untuk mendapatkan obat asam urat. Nenek moyang bangsa Indonesia telah mengenal daun sukun yang berkhasiat obat tradisional asam urat, juga lidah buaya untuk meredakan atau meringankan radang sendi akibat asam urat.

Untuk mencegah asam urat berarti membatasi diri dari konsumsi: alkohol, jeroan, emping, tape, soft drink, daging, durian, alpukat, kubis, kacang-kacangan, susu kedelai, makanan kaleng, bahan makanan dengan pengawet, dan kopi. Secara medisnya dikenal sebagai diet rendah purin.

No related posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>